Gelar Pasar Senggol, Penampilan Seni dan Budaya Indonesia Pukau Publik Jerman

Abie Moechtar - Rabu, 15 September 2021, 9:43 WIB

batal

FIXPEKANBARU.COM - Penampilan seni dan budaya Indonesia telah memukau publik Jerman di acara "Pasar Senggol" yang diselenggarakan di kota Köln pada 11 September 2021. 

Pasar Senggol adalah bazaar tahunan yang diselenggarakan oleh organisasi Deutsch-Indonesische Gesselschaft (DIG) eV Köln untuk memperkenalkan makanan dan produk Indonesia kepada masyarakat di kota Köln yang terletak sekitar 200 km dari kota Frankfurt.

Pada "Pasar Senggol" kali ini, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt bekerja sama dengan DIG e.V. Köln menampilkan berbagai tarian tradisional seperti Tari Ngarojeng, Tari Bapang, Tari Enggang, dan Tari Saman. Selain tarian, ada juga penampilan angklung dari grup musik ANSA, Pencak Silat, dan penampilan musik dari Reiner Scheunemann dari grup musik Londo Jowo Kabeh. Selain acara seni budaya, KJRI Frankfurt juga mengadakan kegiatan Warung Konsuler untuk melayani WNI di Köln dan sekitarnya dalam pembuatan paspor, legalisasi dokumen, dan konsultasi kekonsuleran. Pasar Senggol kali ini spesial karena diselenggarakan sekaligus dalam rangka menyambut ulang tahun DIG e.V. Köln yang ke-70.

Baca juga: Gegara Utang-Piutang, Satu Keluarga Dikeroyok, Disiram Pakai Air Cabai, 6 Pelakunya Ditangkap Polisi

Konsul Jenderal RI di Frankfurt, Acep Somantri menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada DIG eV Köln atas upaya dan kerja kerasnya dalam menyelenggarakan Pasar Senggol di tengah situasi pandemi Covid-19. "Semoga kegiatan ini dapat terus menumbuhkan semangat kita dalam melawan Covid-19 sebagai bentuk kontribusi nyata kita dalam mempromosikan Indonesia di Jerman," ujarnya.

Pada kesempatan ini, Konsul Jenderal Acep juga memberikan penghargaan piagam kepada DIG eV Köln atas kontribusinya dalam mempererat hubungan Indonesia dan Jerman melalui people to people contact selama lebih dari 70 tahun. Kontribusi yang paling monumental adalah peran DIG eV 

dalam mendorong inisiatif-inisiatif menghadirkan koleksi benda-benda budaya Indonesia di Rautenstrauch-Joest Museum Köln. Sampai saat ini sudah terdapat gamelan jawa, wayang kulit, batik, tenun, adat penguburan di Bali dan Toraja, rumah adat papua dan juga rumah Toraja di lobi Museum.

Baca juga : Anak Sulung Gubernur Syamsuar, Muhammad Andri Terima SK Pengurus Karang Taruna Riau

Editor: Abie Moechtar

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi